Artikel

Bagaimana Mau Lepas Tanggungjawab?

    Hari itu, Nadhira Arini, puteri tertua Inspirator Sukses Mulia Jamil Azzaini, menginap di rumah saya. Ia bersama ibunya mengikuti kelas publik saya "NeuroSemantics++ For Personal Mastery …

Pada 15/12/2015 00:00 oleh Prasetya M. Brata. Komentar

Keyakinan Di Atas Kebenaran

Jika anda seorang Muslim lalu disodorkan semur daging sebagai lauk makan siang, lantas di tengah anda mengunyah daging itu, orang yang menyajikan berkata, “Silakan kalau mau nambah daging anjing in…

Pada 30/11/-0001 00:00 oleh Prasetya M. Brata. Komentar

Menafsirkan tafsir

Anjing, babi, monyet, kampret. Itulah kata-kata yang saya tulis di status facebook. Apa yang melatari saya membuat status itu ? .. Hmm .. nanti saja saya jelaskan. Yang jelas, dalam hitungan detik …

Pada 25/05/2009 15:21 oleh Prasetya M. Brata. Komentar

Rokok Bukti Cinta?

Entah dari mana mulainya, tahu-tahu pembicaraan menyentuh kata 'rokok'. Saya kemudian bertanya kepada salah seorang kawan berjenis kelamin perempuan yang duduk di depan saya. "Eh, cowok baru kamu …

Pada 21/09/2012 02:11 oleh Prasetya M. Brata. Komentar

Masih Tidak Mau Bertanggungjawab ?

Akhir-akhir ini saya belajar lebih sering mendengar suara hati untuk mulai lebih hidup dalam kebenaran daripada pembenaran. Namanya juga belajar, kadang berhasil, kadang gagal. Inipun sebenarnya seb…

Pada 05/11/2011 08:53 oleh Prasetya M. Brata. Komentar
Lihat semua artikel

Banyak yang ketika terjatuh, sakit, kehilangan, lengser, bangkrut, bercerai, celaka, mengatakan: “Ini adalah ujian Tuhan agar aku ingat kepadaNya, semakin dekat denganNya, sabar, diampuni dosa olehNya, diberi yang lebih baik, sesuai rencanaNya...,” tetapi lupa berkata, “karena aku tidak berhati- hati.”

Lihat semua

Jadwal Pelatihan/Seminar

Lihat semua event

"Keren banget ilmu PROVOKASI ini. Menurut saya ini revolusi bentuk motivasi internal yang terbaik abad ini. Inti motivasi ada di dalam pikiran si pembaca, bukan hanya dari frame si penulis. Tidak ada kata harus atau wajib, tapi penting atau tidak penting buat si pembaca."

Effendi, Staf Pemda Aceh

"Di tangan para guru bangsa, berbagai buku, teori, fakta empirik, dan pengalaman mereka menjadi adonan intelektual yang unik, otentik, dan meruhani. Prass tampak memiliki semua itu."

Prie GS, Budayawan

Join